Arsip untuk Mei, 2011

Garis Batas

Kode Buku : 320.045/Wib/G
Judul : Garis Batas
Sub Judul : Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
Penulis : Agustinus Wibowo
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama – Jakarta
Tahun Terbit : 2011
Bulan Terbit : April
Edisi : I
ISBN : 978-979-22-6884-3
Halaman : 510
Kategori : Budaya
Deskripsi :

Penduduk desa Afghan setiap hari memandang ke “luar negeri” yang hanya selebar sungai jauhnya. Memandangi mobil-mobil melintas, tanpa pernah menikmati rasanya duduk dalam mobil. Mereka memandangi rumah-rumah cantik bak vila, sementara tinggal di dalam ruangan kumuh remang-remang yang terbuat dari batu dan lempung. Mereka memandangi gadis-gadis bercelana jins tertawa riang, sementara kaum perempuan mereka sendiri buta huruf dan tak bebas bepergian.

Negeri seberang begitu indah, namun hanya fantasi. Fantasi yang sama membawa Agustinus Wibowo bertualang ke negeri-negeri Asia Tengah yang misterius. Tajikistan. Kirgizstan. Kazakhstan. Uzbekistan. Turkmenistan. Negeri-negeri yang namanya semua berakhiran “Stan”. Perjalanan ini bukan hanya mengajak Anda mendaki gunung salju, menapaki padang rumput, menyerapi kemegahan khazanah tradisi dan kemilau peradaban Jalan Sutra, ataupun bernostalgia dengan simbol-simbol komunisme Uni Soviet, tetapi juga menguak misteri tentang takdir manusia yang terpisah dalam kotak-kotak garis batas.

Selimut Debu

Kode Buku : 320.044/Wib/S
Judul : Selimut Debu
Penulis :     Agustinus Wibowo
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama – Jakarta
Tahun Terbit : 2010
Bulan Terbit : Januari
Edisi : I
ISBN : 978-979-22-5285-9
Halaman : 461
Kategori : Budaya
Deskripsi :
Pada tahun 2006, Agustinus mulai melintasi perbatasan antar negara menuju Afghanistan, dan selama dua tahun ia menetap di Kabul sebagai fotografer jurnalis—catatannya di buku ini adalah hasil perenungan yang memakan waktu tak singkat.

Selimut Debu akan membawa Anda berkeliling “negeri mimpi”—yang biasa dihadirkan lewat gambaran reruntuhan, korban ranjau, atau anak jalanan mengemis di jalan umum—sambil menapaki jejak kaki Agustinus yang telah lama hilang ditiup angin gurun, namun tetap membekas dalam memori. Anda akan sibuk naik-turun truk, mendaki gunung dan menuruni lembah, meminum teh dengan cara Persia, mencari sisa-sisa kejayaan negara yang habis dikikis oleh perang dan perebutan kekuasaan, sekaligus menyingkap cadar hitam yang menyelubungi kecantikan “Tanah Bangsa Afghan” dan onggokan debu yang menyelimuti bumi mereka. Bulir demi bulir debu akan membuka mata Anda pada prosesi kehidupan di tanah magis yang berabad-abad ditelantarkan, dijajah, dilupakan—sampai akhirnya ditemukan kembali.

Justin Bieber

Kode Buku : 370.074/Bie/J
Judul : Justin Bieber
Sub Judul : First Step 2 Forever : My Story
Penulis : Justin Bieber
Penerjemah : Adisty Septiani
Penerbit : Kaifa – Bandung
Tahun Terbit : 2011
Bulan Terbit : Februari
Edisi : II
ISBN : 978-602-8994-17-0
Halaman : 240
Kategori : Biografi
Deskripsi :
Album pertamanya sudah mencetak rekor platinum.Video YouTube -nya sudah dilihat lebih dari 10 juta kali. Justin bahkan sudah pernah menyanyi untuk Presiden Amerika.
Penggemarnya menjerit menyerbu studio TV dan menutup pusat perbelanjaan. Justin Bieber adalah superstar global dan sekarang, untuk pertama kalinya, dia akan menceritakan semua dalam autobiografinya. Dalam buku ini, Justin menceritakan kisah perjalanan hidupnya yang mengagumkan dari anak sekolah di kota kecil menjadi superstar global. Didesain dengan sangan menarik dan dipenuhi berbagai foto eksklusif Justin yang sangat heboh di panggung, dan foto-foto ekslusif lainnya. Jangan lewatkan!

Saya Nujood, Usia 10 dan Janda

Kode Buku : 370.073/Ali/S
Judul : Saya Nujood, Usia 10 dan Janda
Sub Judul    : Kisah mengejutkan tentang Gadis Cilik yang Pemberani
Penulis : Nujood Ali
Penerjemah : Lulu Fitri Rahman
Penerbit : Pustaka Alvabet – Jakarta
Tahun Terbit : 2011
Bulan Terbit : Februari
Edisi : III
ISBN : 978-979-3064-87-1
Halaman : 236
Kategori : Biografi
Deskripsi :
Dipaksa ayahnya menikah dengan lelaki berusia tiga kali lipat usianya, Nujood Ali yang masih belia pun terpisah dari orangtua dan keluarga tercintanya. Ia harus memulai hidup baru bersama suami dan keluarganya di sebuah desa terpencil di pedalaman Yaman. Di sana, setiap hari ia menerima penganiayaan fisik dan emosional dari sang ibu mertua, dan dari tangan kasar sang suami setiap malam. Melanggar janji untuk menangguhkan berhubungan badan dengan Nujood hingga ia cukup dewasa, sang suami merenggut keperawanan si bocah pengantin tepat pada malam pertama. Saat itu usianya bahkan baru sepuluh tahun. Merasa tak sanggup lagi menanggung derita, Nujood melarikan diri—bukan ke rumah orangtuanya, tapi ke gedung pengadilan di ibu kota, naik taksi dengan beberapa keping uang untuk makan sehari-hari.

Mendengar kabar tentang korban belia ini, seorang pengacara Yaman segera menangani kasus Nujood dan berjuang melawan sistem kolot di negeri yang nyaris sebagian gadis-gadisnya menikah di bawah umur. Sejak kemenangan mereka yang tak terduga pada April 2008, tentangan Nujood yang berani terhadap adat-istiadat Yaman dan keluarganya sendiri telah menarik perhatian dunia internasional. Kisahnya bahkan mendorong perubahan di Yaman dan negera-negara Timur Tengah lainnya, tempat hukum pernikahan di bawah umur terus diterapkan dan gadis-gadis belia yang menikah dibebaskan dengan perceraian.

Jilbab

Kode Buku : 410.072/Shi/J
Judul : Jilbab
Sub Judul : Pakaian Wanita Muslimah
Penulis : M. Quraish Shihab
Penerbit : Lentera Hati – Jakarta
Tahun Terbit : 2009
Bulan Terbit : Februari
Edisi : IV
ISBN : 979-9048-30-3
Halaman : 176
Kategori : Agama
Deskripsi :
Pemakaian jilbab telah menjadi fenomena busana wanita dalam keseharian masyarakat kita yang mayoritas penduduknya memang beragama Islam. Tentunya kita ingin tahu bagaimana sebenarnya ketentuan Islam dalam persoalan busana wanita ini. Sebab, para ulama sendiri nyatanya mengemukan pendapat yang berbeda-beda. Apakah mengenakan jilbab itu suatu keharusan, ataukah hanya sebatas anjuran?

Buku ini menyajikan aneka pendapat seputar jilbab dan para ulama terdahulu yang terkesan ketat hingga cendekiawan muslim kontemporer yang dianggap lebih longgar. Sebagai ahli tafsir, tentu saja aneka pendapat yang dibentangkan di sini senantiasa dikonfirmasikan dengan tuntutan al-Qur’an dalam hal berbusana bagi kaum wanita. Jadi, jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang ketentuan dan batasan Islam dalam berbusana bagi wanita, buku merupakan rujukan yang bisa diandalkan.

Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur

Kode Buku : 510.166/Dah/T
Judul : Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur
Penulis :     Muhidin M. Dahlan
Penerbit : ScriPta Manent – Yogyakarta
Tahun Terbit : 2011
Bulan Terbit : Januari
Edisi : XV
ISBN : 979-99461-1-5
Halaman : 264
Kategori : Fiksi – Novel
Deskripsi :
Dia seorang muslimah yang taat. Tubuhnya dihijabi oleh jubah dan jilbab besar. Hampir semua waktunya dihabiskan untuk sholat, baca al-qur’an dan berdzikir. Dia memilih hidup yang sufistik yang demi ghirah kezuhudannya kerap dia hanya mengkonsumsi roti ala kadarnya di sebuah pesantren mahasiswa. Cita-citanya hanya satu : untuk menjadi muslimah yang beragama secara kaffah.

Tapi di tengah jalan ia diterpa badai kekecewaan. Organisasi garis keras yang mencita-citakan tegaknya syariat islam di Indonesia yang di idealkannya bisa mengantarkannya berislam secara kaffah ternyata malah merampas nalar kritis sekaligus imannya. Setiap tanya yang dia ajukan dijawab dengan dogma yang tertutup. Berkali-kali di gugatnya kondisi itu tapi hanya kehampaan yang hadir. Bahkan Tuhan yang selama ini dia agung-agungkan seperti “lari dari tanggung jawab” dan “emoh” menjawab keluhannya.

Dalam keadaan kosong itulah dia terjerembab dalam dunia hitam. Ia lampiaskan frustasinya dengan free sex dan mengkonsumsi obat-obat terlarang. “Aku hanya ingin Tuhan melihatku. Lihat aku Tuhan! Kan kutuntaskan pemberontakanku pada-Mu!” katanya setiap kali usai bercinta yang dilakukannya tanpa ada secuilpun rasa sesal. Dari petualangan seksnya itu tersingkap topeng-topeng kemunafikan dari para aktivis yang meniduri dan ditidurinya – baik aktivis sayap kiri maupun sayap kanan (islam) – yang selama ini lantang meneriakkan tegaknya moralitas. Bahkan terkuak pula sisi gelap seorang dosen kampus Matahari terbit Yogyakarta yang bersedia menjadi germonya dalam dunia remang pelacuran yang ternyata anggota DPRD dari fraksi yang selama ini bersikukuh memperjuangkan tegaknya syariat islam di Indonesia.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.